.:. Modul Resmi Kemdikbud Pendidikan Kesetaraan - Kejar Paket A B dan C https://emodul.kemdikbud.go.id/ .:.

Minggu, 16 Januari 2022

Kegiatan Inti dalam Pembelajaran Tatap Muka Pendidikan Kesetaraan PKBM dan SKB


Karena penjelasannya cukup panjang, keterangan kegiatan inti dalam kegiatan tatap muka di PKBM dan SKB dibuat artikel lain supaya lebih nyaman dalam membaca. 

Artikel sebelumnya Tipe Pembelajaran di Pendidikan Kesetaraan PKBM dan SKB: Tatap muka (TM), Tutorial (TT), dan Mandiri (M). 

 

Kegiatan inti 

Pelaksanaan kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik dan psikologis peserta didik. Kegiatan inti menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, yang dapat meliputi proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. 

1) Eksplorasi 

Dalam kegiatan eksplorasi, pendidik: 

a) membimbing peserta didik untuk mendemonstrasikan pengetahuan yang dimiliki sesuai dengan topik/tema yang akan dipelajari, 

b) melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan mendalam tentang topik/tema materi yang dipelajari dari berbagai sumber belajar dengan memanfaatkan alam dan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar (alam takambang jadi guru), 

c) menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain, 

d) memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antara peserta didik dengan pendidik, lingkungan, dan sumber belajar lainnya, 

e) melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran, 

f) memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. 

2) Elaborasi 

Dalam kegiatan elaborasi, pendidik: 

a) membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna, 

b) memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis, 

c) memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, memecahkan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut, 

d) memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif, 

e) memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar, 

f) memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok, 

g) memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok,
h) memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan. 

3) Konfirmasi 

Dalam kegiatan konfirmasi, pendidik: 

a) memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, 

b) memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, 

c) memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, 

d) memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar, 

e) berfungsi sebagai nara sumber, pembimbing dan fasilitator dalam: 

(1) menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa baku dan benar, 

(2) memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi, 

(3) memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh, 

(4) memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif, 

(5) membantu mencari solusi dan membimbing peserta didik dalam menghadapi permasalahannya, 

f) memberi peluang dan waktu yang cukup bagi setiap peserta didik dalam kegiatan tutorial untuk menguasai materi pembelajaran.

Artikel Terkait

0 komentar:

Posting Komentar