Panduan Penyelenggaran Muatan Pemberdayaan dan Keterampilan Pendidikan Kesetaraan

Berikut ini softfile panduan penyelenggaraan muatan pemberdayaan dan keterampilan di pendidikan kesetaraan dari Kemdikbud.

Untuk Paket apa saja? Paket A, Paket B, dan Paket C

 

File unduh:

Muatan Pemberdayaan - Lengkap dengan format RPP di Lampiran 2

Muatan Keterampilan 


Untuk yang penasaran isinya apa saja, saya cantumkan screenshot daftar isinya. Semoga bisa dibaca ya ....

 

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ 

Daftar isi Muatan Pemberdayaan

daftar isi muatan pemberdayaan

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Daftar isi Muatan Keterampilan

daftar isi muatan keterampilan

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Apa sih perbedaan muatan pemberdayaan dan keterampilan itu?

Muatan pemberdayaan mengasah SOFTSKILL, sedangkan muatan mengasah HARDSKILL.

Menurut SoftSkill.asia, softskill merupakan keterampilan berhubungan dengan orang atau kecerdasan emosional, merujuk pada kemampuan untuk berinteraksi secara nyaman dengan orang lain. Softskill mencakup apa saja? Silakan dibaca sendiri di link ini.

Hardskill merupakan kemampuan atau keterampilan yang dibutuhkan dalam suatu pekerjaan. Misal, jika seseorang ingin membuka warung makan, kemampuan yang dibutuhkan adalah bisa memasak.

Softskill berupa motivasi atau ilmu, sedangkan hardskill berupa teknik atau praktik.


Apa aja sih yang termasuk muatan pemberdayaan dan keterampilan dalam pendidikan kesetaraan?

Sofstkill dan hardskill adalah 2 hal yang saling berkaitan sehingga satu materi atau kegiatan bisa mencakup muatan pemberdayaan dan keterampilan. Contohnya adalah materi tentang kewirausahaan. Pemberdayaan bisa berupa pengetahuan tentang membangun bisnis, sedangkan keterampilannya bisa berupa teknik berdagang. Untuk keterampilan, Bapak Ibu Tutor bisa mengajak peserta didik untuk melakukan bazar. Selain itu, Bapak Ibu juga bisa membuat shift jaga jika ada yang mempunyai toko atau peserta didik bisa dimagangkan ke mana gitu selama beberapa hari. Selama kegiatan tersebut, peserta didik akan belajar berbagai teknik yang dibutuhkan plus mengasah softskillnya secara tidak langsung seperti cara berkomunikasi. Contoh lain adalah mendatangkan pemateri yang ahli tentang ecoprint, batik, kuliner, maupun lainnya. Workshop biasanya akan diisi dengan ilmu dan sedikit praktik. Atau ajak saja peserta didik Bapak Ibu study tour ke pengrajin batik, gerabah, atau ke pabrik Cimory.


NB: Kata Pengantar menyusul ya, Bapak, Ibu .... :')

Posting Komentar untuk "Panduan Penyelenggaran Muatan Pemberdayaan dan Keterampilan Pendidikan Kesetaraan"