.:. Modul Resmi Kemdikbud Pendidikan Kesetaraan - Kejar Paket A B dan C https://emodul.kemdikbud.go.id/ .:.

Minggu, 03 April 2022

Petunjuk Teknis (Juknis) Apresiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Indonesia (ASTINA) Ke-2 Tahun 2022


Apresiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Indonesia (ASTINA)

Diselenggarakan oleh: Bidang Kesejahteraan, Penghargaan, dan Perlindungan Dewan Pengurus Pusat Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (DPP FTPKN) 

Dalam rangka memperingati HUT FTPKN ke-16 

Tema: Tutor Bangkit Memperkokoh Indonesia


I. PENDAHULUAN 

TAGLINE atau jargon program Pendidikan Kesetaraan mengalami perluasan makna. Jika selama dua dekade para pemangku kepentingan Pendidikan Masyarakat di tanah air familiar dengan slogan “Melayani Yang Tak Terlayani, Menjangkau Yang Tak Terjangkau”, sehingga memberi kesan Pendidikan Kesetaraan hanya menjadi pelengkap dan pengganti menu pendidikan dipersekolahan, kini seiring dengan perubahan zaman di era milenial industri 4.0 jargon tersebut terasa kurang relevan. 

Inovasi dalam merdeka belajar di Era Pendidikan 4.0. memang mengedepankan pentingnya kreativitas para tutor pendidikan kesetaraan untuk melakukan inovasi dengan memutus rantai penghalang belajar, mempermudah peserta didik dalam belajar, memanfaatkan teknologi informasi, menggunakan metode-metode yang tepat dalam proses pembelajaran yang mendukung penerapan merdeka belajar, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. 

Tidak bisa dipungkiri dan dihindari lagi, Pendidikan Kesetaraan saat ini sudah menjadi pilihan pendidikan alternative ditengah masyarakat. Seperti kata Bu Tejo yang kondang dengan kata solutif di film pendek Tilik yang viral, saat ini pendidikan kesetaraan menjadi pendidikan solutif bagi generasi milenial. 

Di masa Pandemi Covid 19 ini penyelenggaraan pendidikan Kesetaraan justru lebih eksis dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ), jauh sebelum pandemic sudah disiapkan dengan SeTara daring. Tutor-tutor pendidikan kesetaraan sebagai ujung tombak keberhasilan pembelajaran diharap tetap dapat memberikan pelayanan, dengan meningkatkan mutu pembelajaran di Satuan Pendidikan Non formal (SPNF) dengan terus beriovasi dan beradaptasi dengan kehidupan New Normal. 

Pengembangan, inovasi dan kreatifitas yang telah dilakukan Tutor perlu di apresiasi agar semakin banyak masyarakat yang bisa mengetahui dan memanfaatkan hasilnya. Oleh karena itu dalam rangka memeriahkan HUT DPP FTPKN menyelenggarakan Apresiasi Tutor Pendidikan Kesetaran Indonesia Ke-2 (ASTINA #2) Tahun 2022 sebagai apresiasi atas karya, prestasi dan dedikasi Tutor selama ini dalam ikut serta mencerdaskan anak bangsa. 

Kegiatan ini memberikan ruang bagi Tutor untuk menampilkan karya terbaiknya, dan berharap semakin banyak masyarakat yang akan memberikan penghargaan dan perhatiannya, sehingga bersama-sama mampu membangun Pendidikan Kesetaraan berkualitas dan bermartabat, untuk ikut serta menciptakan generasi emas di Indonesia. 

Sebagai acuan pelaksanaan Apresiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional ke-2 ini maka kami berikan petunjuk teknis (juknis) yang tertuang dalam penjelasan di naskah ini. 


II. TUJUAN 

1. Memberikan penghargaan atas karya, prestasi dan dedikasi Tutor Kesetaraan 

2. Membangun silaturahmi dan kebersamaan Tutor Kesetaraan 

3. Aktualisasi keberadaan dan peran Tutor Kesetaraan 

4. Memperingati HUT FTPKN yang ke-16 tahun 2022 


III. KATEGORI LOMBA 

1. Tutor Inovatif (Karya Tulis) 

2. Tutor Kreatif (Karya Nyata Berupa Video) 

3. Tutor Berdedikasi (Rekam Jejak Pengabdian) 

4. Tutor Bersuara (Video Orasi) 


IV. PERSYARATAN UMUM PESERTA 

1. Peserta adalah Tutor Pendidikan Kesetaraan yang terdaftar di Dapodik PKBM/SPNF dibuktikan dengan print out info GTK 

2. Melampirkan SK sebagai Tutor, dengan masa kerja minimal 2 tahun (kecuali Kategori Lomba Tutor Berdedikasi minimal harus 5 Tahun) 

3. Materi orisinil, tidak pernah dilombakan, dan belum pernah menjadi juara ASTINA #1 

4. Diutamakan memakai/menggunakan atribut/merchandise FTPKN saat tampil. 

5. Penamaan file yang diunggah: Kategori Lomba _ Nama Peserta _ Judul Naskah. Contoh TutorInovatif_Ika_BelajarmenyenangkandiPKBM 

6. Pendaftaran peserta melalui link bit.ly/reg-astina2 


V. PERSYARATAN KHUSUS PER KATEGORI LOMBA 

1. Tutor Inovatif (Karya Tulis) 

➢ Karya Tulis Tutor Kesetaraan yang menjawab learning loss di pendidikan kesetaraan pasca pandemi 

➢ Tema: Inovasi Pembelajaran Berbasis Project 

➢ Persyaratan karya tulis sebagai berikut: 

• Naskah diketik pada kertas ukuran A4; Bentuk huruf (font) Times New Roman; Ukuran huruf (font size) 12; Ukuran baris (line spacing) 1,5 spasi 

• Naskah terdiri dari 3 bab (pendahuluan, isi, penutup) 

• Jumlah naskah maksimal 15 halaman 

• Lampirkan : 

1. Curiculum Vitae Tutor 

2. SK Tutor dari satuan pendidikan minimal masa pengabdian 2 tahun 

3. Print out info GTK 

4. Foto dokumentasi pendukung karya tulis (bila ada) 

➢ Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi maka akan melakukan presentasi secara daring via zoom maksimal 10 menit dan 10 menit wawancara. 


2. Tutor Kreatif (Karya Nyata Berupa Video) 

➢ Best practice pembelajaran tutor kreatif berupa video atau karya pembelajaran yang sudah dilakukan secara daring, luring atau kombinasi. 

➢ Tema: Inovasi Pembelajaran Era Digital 

➢ Perangkat yang dinilai: 

1. RPP berbasis modul dan diupload di akun guru berbagi 

2. PPT bahan/materi ajar 

3. Video (menggambarkan proses pembelajarannya) 

4. Video berdurasi 8-10 menit 

5. Video belum pernah diikutsertakan dalam lomba dan belum dipublikasikan di media sosial 

➢ Video yang diikutksertakan lomba menjadi hak panitia 


3. Tutor Berdedikasi (Rekam jejak pengabdian tutor) 

➢ Tutor yang memiliki dedikasi tinggi dengan masa pengabdian minimal 5 tahun. 

➢ Syarat peserta: 

1. Tutor Kesetaraan murni berstatus induk dan aktif berdasarkan Dapodik (cek: https://info.gtk.kemdikbud.go.id

2. Diusulkan oleh Satuan Pendidikan 

3. Direkomendasikan DPC/DPD FTPKN dan/atau Dinas Pendidikan serta organisasi mitra satuan pendidikan yang relevan 

4. Mengirimkan bukti rekam jejak berupa biografi, video, foto, berita, dan/atau bukti penunjang lainnya. 

➢ File bukti rekam jejak yang diikutksertakan lomba menjadi hak panitia 


4. Tutor Bersuara (Video Orasi Tutor) 

➢ Tema: Tutor Bangkit Memperkokoh Indonesia 

➢ Syarat: 

1. Video berisi rekaman orasi tutor yang berdurasi 3-7 menit 

2. Tidak mengandung SARA, Politik, dan ujaran kebencian 

3. Orasi yang disampaikan dituangkan dalam bentuk script naskah yang memuat alur: 

a. Judul/Topik Orasi 

b. Konflik 

c. Klimaks 

d. Simpati 

e. Solusi 

f. Kesimpulan 

4. Video yang diikutksertakan lomba menjadi hak panitia 


VI. OBJEK PENILAIAN 

a. Kategori Tutor Inovatif 

1. Naskah 50% 

2. Presentasi 40% 

3. Peserta memakai/menggunakan atribut/merchandise FTPKN 10% 

b. Kategori Tutor Kreatif 

1. Video Pembelajaran 50% 

2. Perangkat pembelajaran 30% 

3. Upload/share RPP di akun Guru Berbagi 10% 

4. Peserta memakai/menggunakan atribut/merchandise FTPKN 10% 

c. Kategori Tutor Berdedikasi 

1. Rekomendasi DPC/DPD FTPKN dan/atau Dinas Pendidikan serta organisasi mitra satuan pendidikan yang relevan 50% 

2. Biografi rekam jejak tutor 30% 

3. Bukti pendukung rekam jejak berupa foto/video/berita/bukti 20% 

d. Tutor Bersuara 

1. Sistematika pembawaan (berupa tema, konflik dan klimaks, simpati, solusi, dan kesimpulan 40% 

2. Vokal/Artikulasi/Intonasi 30% 

3. Gaya/mimik/improvisasi 20% 

4. Peserta memakai/menggunakan atribut/merchandise FTPKN 10% 


VII. DEWAN JURI 

1. Akademisi 

2. Praktisi 

3. Birokrasi Kemdikbud Ristek 


VIII. PENGHARGAAN 

1. Juara 1 Tropi Penghargaan dan Uang Pembinaan 

2. Juara 2 Tropi Penghargaan dan Uang Pembinaan 

3. Juara 3 Tropi Penghargaan dan Uang Pembinaan 

4. Juara Harapan Tropi Penghargaan dan uang Pembinaan 

5. Sertifikat bagi para finalis 

Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat 


IX. WAKTU PELAKSANAAN 

• Sosialiasasi : 19 - 30 Maret 2022 

• Pendaftaran dan pengiriman : 1 April s.d 30 Mei 2022 

• Seleksi awal : 1- 15 Juni 2022 

• Seleksi akhir : 20 – 30 Juni 2022 

• Pengumuman juara : 26 Juli 2022 

• Puncak ASTINA #2 : Desember 2022 


X. PENUTUP 

Demikian petunjuk dan teknis pelaksanaan Apresiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (ASTINA) ke-2 ini dibuat sebagai acuan peserta yang akan mengikuti kegiatan ini. Pendaftaran peserta melalui link bit.ly/reg-astina2.

Besar harapan kami seluruh tutor pendidikan kesetaraan dapat berperan aktif dalam pelaksanaan ASTINA #2 dengan maksimal, dalam rangka mewujudkan tagline DPP FTPKN, yakni Tutor Bangkit Memperkokoh Indonesia

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi bidang Kesharlindung DPP FTPKN yakni Ibu Ika Agustina (0813-3374-1579) atau Umi Yesi (0852-6788-7453).

Pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka Secara Mandiri


Pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri dimulai pada 11 Februari 2022 dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari satuan pendidikan.

Satuan Pendidikan dapat menentukan pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada Tahun Ajaran 2022/2023 sebagai berikut:

  1. Mandiri Belajar, yaitu menerapkan beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, dengan tetap menggunakan Kurikulum 2013 atau Kurikulum 2013 yang disederhanakan.
  2. Mandiri Berubah, yaitu menerapkan Kurikulum Merdeka menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan.
  3. Mandiri Berbagi, yaitu menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar.

Dalam rangka memberikan kesempatan lebih luas kepada Satuan Pendidikan untuk melakukan pendaftaran atau mempertimbangkan kembali pilihan IKM pada tahun ajaran 2022/2023, maka Kemendikbudristek dan Kemenag melakukan perpanjangan masa pendaftaran sampai dengan 30 April 2022.

Pertimbangkan dengan matang pilihan Anda. Pastikan Anda sudah mempelajari secara mendalam mengenai Kurikulum Merdeka di Platform Merdeka Mengajar. Pastikan pula Anda sudah mendiskusikan pilihan Anda dengan segenap warga satuan pendidikan.

Cara melakukan pendaftaran IKM maupun perubahan pilihan dapat di akses di https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id atau KLIK DISINI

Bagi satuan pendidikan yang sudah menuntaskan proses registrasi dan ingin melakukan perubahan pilihan IKM dapat dilakukan mulai Senin, 4 April 2022 hingga 30 April 2022 (pukul 23.59 WIB). Perubahan dilakukan maksimal 2 (dua) kali. 




Kamis, 31 Maret 2022

Buku Teks Pelajaran SMK Kelas 10 Kurikulum Merdeka


Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah formal

Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka jenjang SMK Kelas 10

Download buku teks pelajaran sekolah penggerak SMK Kelas 10


Buku Guru SMK Kelas 10 / BG 10

Buku Guru Sekolah Penggerak SMK Kelas 10

1. Agama Islam

2. Agama Katolik

3. Agama Kristen

4. Agama Buddha

5. Agama Konghucu

6. Agama Hindu

7. Kepercayaan

8. Bahasa Indonesia

9. Matematika 

10. Sejarah

11. PJOK

12. PPKn

13. Seni Musik

14. Seni Rupa

15. Seni Tari

16. Seni Teater


Buku Siswa SMK Kelas 10 / BS 10

Buku Siswa Sekolah Penggerak SMK Kelas 10 

1. Agama Islam

2. Agama Katolik

3. Agama Kristen

4. Agama Buddha

5. Agama Konghucu

6. Agama Hindu

7. Kepercayaan

8. Bahasa Indonesia

9. Matematika 

10. Sejarah

11. PPKn

Buku Teks Pelajaran SMA/SMALB Kelas 10 Kurikulum Merdeka


Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah formal

Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka jenjang SMA/SMALB Kelas 10

Download buku teks pelajaran sekolah penggerak SMA/SMALB Kelas 10


Buku Guru SMA Kelas 10 / BG 10

Buku Guru Sekolah Penggerak SMA Kelas 10

1. Agama Islam

2. Agama Katolik

3. Agama Kristen

4. Agama Buddha

5. Agama Konghucu

6. Agama Hindu

7. Kepercayaan

8. Bahasa Indonesia

9. Matematika 

10. IPA 

11. IPS

12. Informatika

13. PJOK

14. PPKn

15. Seni Musik

16. Seni Rupa

17. Seni Tari

18. Seni Teater


Buku Siswa SMA Kelas 10 / BS 10

Buku Siswa Sekolah Penggerak SMA Kelas 10 

1. Agama Islam

2. Agama Katolik

3. Agama Kristen

4. Agama Buddha

5. Agama Konghucu

6. Agama Hindu

7. Kepercayaan

8. Bahasa Indonesia

9. Matematika 

10. IPA 

11. IPS

12. Informatika

13. PPKn

Rabu, 30 Maret 2022

Buku Teks Pelajaran SMP/SMPLB Kelas 7 Kurikulum Merdeka


Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah formal

Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka jenjang SMP/SMPLB Kelas 7

Download buku teks pelajaran sekolah penggerak SMP/SMPLB Kelas 7


Buku Guru SMP Kelas 7 / BG 7

Buku Guru Sekolah Penggerak SMP Kelas 7

1. Agama Islam

2. Agama Katolik

3. Agama Kristen

4. Agama Buddha

5. Agama Konghucu

6. Agama Hindu

7. Kepercayaan

8. Bahasa Indonesia

9. Matematika 

10. IPA 

11. IPS

12. Informatika 

13. PJOK

14. PPKn

15. Seni Musik

16. Seni Rupa

17. Seni Tari

18. Seni Teater


Buku Siswa SMP Kelas 7 / BS 7

Buku Siswa Sekolah Penggerak SMP Kelas 7

1. Agama Islam

2. Agama Katolik

3. Agama Kristen

4. Agama Buddha

5. Agama Konghucu

6. Agama Hindu

7. Kepercayaan

8. Bahasa Indonesia

9. Matematika 

10. IPA 

11. IPS

12. Informatika

13. PPKn

Buku Teks Pelajaran SD/SDLB Kelas Atas (Kelas 4) Kurikulum Merdeka


Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah formal

Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka jenjang SD/SDLB Kelas Awal (Kelas 4) 

Download buku teks pelajaran sekolah penggerak SD/SDLB Kelas 4


Buku Guru SD Kelas 4 / BG 4

Buku Guru Sekolah Penggerak SD Kelas 4

1. Agama Islam

2. Agama Katolik

3. Agama Kristen

4. Agama Buddha

5. Agama Konghucu

6. Agama Hindu

7. Kepercayaan

8. Bahasa Indonesia

9. Matematika v1

10. Matematika v2

11. IPAS

12. Bahasa Inggris

13. PPKn

14. Seni Musik

15. Seni Rupa

16. Seni Tari

17. Seni Teater


Buku Siswa SD Kelas 4 / BS 4

Buku Siswa Sekolah Penggerak SD Kelas 4

1. Agama Islam

2. Agama Katolik

3. Agama Kristen

4. Agama Buddha

5. Agama Konghucu

6. Agama Hindu

7. Kepercayaan

8. Bahasa Indonesia

9. Matematika v1

10. Matematika v2

11. IPAS

12. Bahasa Inggris

Buku Teks Pelajaran SD/SDLB Kelas Awal (Kelas 1) Kurikulum Merdeka


Gunakan link "langsung" atau mediafire apabila kesulitan mengunduh lewat Google Drive


Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah formal

Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka jenjang SD/SDLB Kelas Awal (Kelas 1) 

Download buku teks pelajaran sekolah penggerak SD/SDLB Kelas 1


Buku Guru SD Kelas 1 / BG 1

Buku Guru Sekolah Penggerak SD Kelas 1

1. Agama Islam: langsung | Google Drive | Mediafire

2. Agama Katolik: langsung | Google Drive | Mediafire

3. Agama Kristen: langsung | Google Drive | Mediafire

4. Agama Buddha: langsung | Google Drive | Mediafire

5. Agama Konghucu: langsung | Google Drive | Mediafire

6. Agama Hindu: langsung | Google Drive | Mediafire

7. Kepercayaan: langsung | Google Drive | Mediafire

8. Bahasa Indonesia: langsung | Google Drive | Mediafire

9. Matematika: langsung | Google Drive | Mediafire

10. Bahasa Inggris: langsung | Google Drive | Mediafire

11. PPKn: langsung | Google Drive | Mediafire

12. Seni Musik: langsung | Google Drive | Mediafire

13. Seni Rupa: langsung | Google Drive | Mediafire

14. Seni Tari: langsung | Google Drive | Mediafire

15. Seni Teater: langsung | Google Drive | Mediafire 


Buku Siswa SD Kelas 1 / BS 1

Buku Guru Sekolah Penggerak SD Kelas 1

1. Agama Islam: langsung | Google Drive | Mediafire

2. Agama Katolik: langsung | Google Drive | Mediafire

3. Agama Kristen: langsung | Google Drive | Mediafire

4. Agama Buddha: langsung | Google Drive | Mediafire

5. Agama Konghucu: langsung | Google Drive | Mediafire

6. Agama Hindu: langsung | Google Drive | Mediafire

7. Kepercayaan: langsung | Google Drive | Mediafire

8. Bahasa Indonesia: langsung | Google Drive | Mediafire

9. Matematika: langsung | Google Drive | Mediafire

10. Bahasa Inggris: langsung | Google Drive | Mediafire

 

Lihat file dalam satu folder: Google Drive | Mediafire 

Buku Teks Pelajaran PAUD Kurikulum Merdeka


Gunakan link "langsung" atau mediafire apabila kesulitan mengunduh lewat Google Drive


Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah formal

Downlod buku teks pelajaran Kurikulum Merdeka jenjang PAUD 

Download buku teks pelajaran sekolah penggerak PAUD


1. Literasi Steam: langsung | Google Drive | Mediafire

2. Bermain Berbasis Buku: langsung | Google Drive | Mediafire

3. Jati Diri: langsung | Google Drive | Mediafire

4. Pengembangan Pembelajaran: langsung | Google Drive | Mediafire

5. Profil Pelajar Pancasila: langsung | Google Drive | Mediafire

 

Lihat file dalam satu folder: Google Drive | Mediafire

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Revisi 2022


Gunakan link mediafire apabila kesulitan mengunduh lewat Google Drive


Download Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Download CP Kurikulum Merdeka


1. SK BSKAP Tentang Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

SK BSKAP: Surat Keputusan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan 

2. Capaian Pembelajaran CP TK-PAUD: Google Drive | Mediafire 

3. Capaian Pembelajaran CP Bahasa Indonesia: Google Drive | Mediafire

4. Capaian Pembelajaran CP Pancasila: Google Drive | Mediafire

5. Capaian Pembelajaran CP Agama: Google Drive | Mediafire

6. Capaian Pembelajaran CP Matematika: Google Drive | Mediafire

7. Capaian Pembelajaran CP Bahasa Inggris: Google Drive | Mediafire

8. Capaian Pembelajaran CP IPAS (SD): Google Drive | Mediafire

9. Capaian Pembelajaran CP IPA (SMP): Google Drive | Mediafire

10. Capaian Pembelajaran CP IPA (SMA): Google Drive | Mediafire

11. Capaian Pembelajaran CP Informatika: Google Drive | Mediafire

12. Capaian Pembelajaran CP IPS (SMP): Google Drive | Mediafire

13. Capaian Pembelajaran CP IPS (SMA): Google Drive | Mediafire

14. Capaian Pembelajaran CP Seni Budaya: Google Drive | Mediafire

15. Capaian Pembelajaran CP Prakarya: Google Drive | Mediafire

16. Capaian Pembelajaran CP PJOK: Google Drive | Mediafire

17. Capaian Pembelajaran CP Bahasa Asing (khusus SMA): Google Drive | Mediafire

18. Capaian Pembelajaran CP SMK: Google Drive | Mediafire

19. Capaian Pembelajaran CP SLB: Google Drive | Mediafire 

 

Lihat semua file dalam satu folder: Google Drive | Mediafire

Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 


1. Apa yang dimaksud dengan Kebijakan Pemulihan Pembelajaran? 

2. Apakah yang dimaksud dengan Kurikulum Merdeka? 

3. Mengapa kita memerlukan Kurikulum Merdeka? 

4. Apa pergantian ini tidak terlalu cepat? Kesannya seperti "Ganti Menteri Ganti Kurikulum".

5. Mengapa Kurikulum Merdeka dijadikan opsi? Mengapa tidak langsung ditetapkan untuk semua sekolah? 

6. Apa kriteria sekolah yang boleh menerapkan Kurikulum Merdeka? 

7. Salah satu semangat dalam Kurikulum Merdeka ialah penyelenggaran pembelajaran yang inklusif. Apa yang dimaksud dengan pembelajaran yang inklusif? 

8. Apa yang perlu orang tua siapkan ketika satuan pendidikan anak mereka menerapkan Kurikulum Merdeka? 

9. Bagaimana Kurikulum Merdeka bisa terus diterapkan secara berkelanjutan? 

10. Bagaimana bentuk struktur kurikulum dengan penerapan Kurikulum Merdeka? 

11. Apakah ada perubahan jam pelajaran dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka? 

12. Apakah perubahan struktur kurikulum ini berdampak pada jam mengajar guru? 

13. Mengapa projek penguatan profil pelajar Pancasila membutuhkan alokasi waktu tersendiri? 

14. Bagaimana dengan muatan lokal, apakah masih tetap diberikan kewenangan daerah? 

15. Di mana posisi mata pelajaran muatan lokal dalam struktur kurikulum? 

16. Apakah karakteristik utama Kurikulum Merdeka di satuan PAUD? 

17. Ketika guru merancang kegiatan bermain-belajar di satuan PAUD, rujukan mana yang mereka gunakan? 

18. Apakah metode Sentra tetap digunakan? 

19. Apakah Kurikulum Merdeka mengajarkan calistung di PAUD? 

20. Bagaimana menggunakan STPPA dan Capaian Pembelajaran (CP)? 

21. Bagaimana mengembangkan alur dan tujuan pembelajaran di satuan PAUD? 

22. Bagaimana mengembangkan modul ajar di PAUD? 

23. Model-model pembelajaran apa sajakah yang dapat dipergunakan di satuan PAUD? 

24. Mengapa pelajaran IPA dan IPS dijadikan satu pada jenjang SD? 

25. Mengapa IPAS mulai diajarkan di kelas III? 

26. Apakah pendekatan tematik masih digunakan? 

27. Mengapa di SD tidak ada mata pelajaran keterampilan? 

28. Apa yang berubah dengan Kurikulum Merdeka di SMP? 

29. Mengapa tidak ada peminatan di kelas X? 

30. Apakah tetap ada penjurusan di jenjang SMA? 

31. Apakah akan ada jam pelajaran khusus untuk Bimbingan Konseling, mengingat konsultasi dengan guru Bimbingan Konseling memiliki peranan yang penting dalam mengarahkan minat peserta didik? 

32. Bagaimana dengan seleksi masuk perguruan tinggi bila tidak ada penjurusan? 

33. Apakah peserta didik boleh mengganti pilihan mata pelajaran di kelas XII? 

34. Mengapa ada mata pelajaran pilihan terkait vokasi? 

35. Apakah ada batas maksimum pengambilan mata pelajaran pilihan untuk SMA? 

36. Kapan sebaiknya mengarahkan pemilihan mata pelajaran untuk pemilihan fakultas masuk ke Perguruan Tinggi? 

37. Apakah yang dimaksud dengan unit inkuiri pada kelas X? 

38. Komponen pembelajaran apa yang berubah di SMK? 

39. Apa yang berubah pada spektrum keahlian SMK? 

40. Apakah satuan pendidikan diberi kebebasan membuka konsentrasi keahlian? 

41. Apa yang berubah pada struktur kurikulum SMK? 

42. Apa yang dipelajari di mata pelajaran informatika? 

43. Apa yang dipelajari di mata pelajaran projek ilmu pengetahuan alam dan sosial? 

44. Apa kegunaan Mata Pelajaran Pilihan dalam kelompok Mata Pelajaran Kejuruan di SMK? 

45. Apa kegunaan PKL? 

46. Apa isi kelompok Mata Pelajaran Kejuruan pada kelas X di SMK? 

47. Apa isi kelompok Mata Pelajaran Kejuruan pada kelas XI dan XII di SMK? 

48. Mengapa lulusan SMK diharapkan untuk mencari pekerjaan selesai bersekolah? Bukankah peserta didik SMA dan sederajat lainnya juga akan mencari kerja setelah selesai pendidikan SMK/SMA? 

49. Apakah lulusan SMK bisa melanjutkan ke perguran tinggi? 

50. Bagaimana bentuk keterlibatan peserta didik SMK dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila? 

51. Apakah satuan pendidikan dapat melakukan kegiatan tanpa melibatkan pihak dunia kerja? 

52. Apa bedanya projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan Project Based Learning (PBL) di SMK? 

53. Apa peran mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan? 

54. Apa yang berubah dari kurikulum sebelumnya untuk Kurikulum Merdeka di bagian pendidikan khusus? 

55. Apakah pendidikan khusus juga menggunakan Capaian Pembelajaran (CP) yang sama dengan pendidikan reguler? 

56. Bagaimana penyediaan buku untuk peserta didik berkebutuhan khusus? 

57. Apakah untuk peserta didik di SLB juga harus menerapkan projek penguatan profil pelajar Pancasila? 

58. Mengapa mata pelajaran keterampilan pada peserta didik berkebutuhan khusus memiliki porsi paling besar di antara mata pelajaran lainnya? 

59. Apakah mata pelajaran TIK juga diajarkan di SLB? 

60. Mengapa di Kurikulum Merdeka peserta didik berkebutuhan khusus di kelas VIII hanya boleh memilih 1 jenis keterampilan? 

61. Bagaimana penyusunan alur tujuan pembelajaran (ATP) di SLB? 

62. Bagaimana pengembangan modul ajar di SLB? 

63. Apa yang dimaksud dengan profil pelajar Pancasila? 

64. Apakah profil pelajar Pancasila hanya berlaku untuk Kurikulum Merdeka atau berlaku juga pada satuan pendidikan yang menerapkan Kurikulum 2013? 

65. Bagaimana menerapkan profil pelajar Pancasila pada Kurikulum 2013? 

66. Mengapa pembelajaran melalui projek disebut sebagai "penguatan profil pelajar Pancasila"? 

67. Apa itu projek penguatan profil pelajar Pancasila? 

68. Apa saja perubahan yang timbul dengan adanya projek penguatan profil pelajar Pancasila? 

69. Apa yang dimaksud dengan dimensi profil pelajar Pancasila? 

70. Bagaimana implementasi projek profil pelajar Pancasila di satuan pendidikan? 

71. Apa fungsi profil pelajar Pancasila? 

72. Apa pengaruh profil pelajar Pancasila ke pembelajaran di kelas? 

73. Apakah perbedaan profil pelajar Pancasila dengan nilai-nilai dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)? 

74. Jika projek penguatan profil pelajar Pancasila berjalan, bagaimana dengan program PPK yang sudah berjalan? 

75. Di manakah nasionalisme dalam profil pelajar Pancasila? 

76. Jika profil pelajar Pancasila masuk sebagai Renstra Kemendikbudristek, bagaimana pelaksanaannya di satuan pendidikan? 

77. Bagaimana mengukur ketercapaian profil pelajar Pancasila? 

78. Apakah projek penguatan profil pelajar Pancasila diampu oleh guru yang sama dengan guru mata pelajaran? 

79. Sejumlah 20-30 persen jam pelajaran dari setiap mapel dialokasikan untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila. Apakah projek tersebut akan diimplementasikan per mapel atau terintegrasi antarmapel? 

80. Bagaimana bentuk pelaporan hasil projek? 

81. Apakah bentuk laporan hasil belajar projek profil pelajar Pancasila per mata pelajaran? 

82. Bagaimana jika peserta didik memilih tema projek penguatan profil pelajar Pancasila yang belum mereka pelajari dalam mata pelajaran (intrakurikuler)? 

83. Apakah projek penguatan profil pelajar Pancasila hanya menggunakan pembelajaran berbasis projek? 

84. Apakah satuan pendidikan yang menggunakan Kurikulum 2013 bisa melakukan projek penguatan profil pelajar Pancasila? 

85. Apa yang dimaksud dengan Capaian Pembelajaran (CP)? 

86. Apakah Capaian Pembelajaran (CP) menggantikan Standar Kompetensi Lulusan (SKL)? 

87. Jika Capaian Pembelajaran (CP) setara dengan KI-KD, apakah SKL tetap menjadi acuan dalam mengukur kompetensi lulusan dari satuan pendidikan? 

88. Mengapa Capaian Pembelajaran (CP) mengintegrasikan kembali keterampilan, pengetahuan, dan sikap? 

89. Mengapa Capaian Pembelajaran (CP) disusun per fase? 

90. Referensi apa yang bisa digunakan untuk mendukung implementasi Capaian Pembelajaran? 

91. Apakah capaian akhir untuk setiap fase bisa berbeda-beda? 

92. Jika hanya 1 capaian akhir per-fase maka, bagaimana peserta didik mengejar ketertinggalan? 

93. Apakah peserta didik akan selalu berada di fase yang sama untuk setiap mata pelajaran? 

94. Apa yang dimaksud dengan perangkat ajar? 

95. Bagaimana cara mengakses perangkat ajar? 

96. Apa yang dimaksud dengan modul ajar? 

97. Bagaimana cara menggunakan modul ajar di dalam kelas? 

98. Apakah silabus dan RPP tetap dibuat? 

99. Apa kaitan RPP dengan modul ajar? 

100. Apakah buku teks yang ada sekarang masih bisa dipakai? 

101. Apakah Kriteria Ketuntasan Minimal masih akan berlaku pada Kurikulum Merdeka ini? 

102. Jika tidak ada KKM, bagaimana guru akan menentukan apakah capaian belajar peserta didik sudah memadai atau belum? 

103. Bagaimana acuan lingkup materi yang menjadi rujukan untuk evaluasi hasil belajar akhir dari satuan pendidikan dalam bentuk ujian sekolah? 

104. Bagaimana bentuk rapor intrakurikuler? 

105. Apakah laporan hasil belajar intrakurikuler berbasis Capaian Pembelajaran (CP) setiap periodik semester atau fase? 

106. Apakah ada kenaikan kelas jika pada Kurikulum Merdeka menggunakan fase? Bagaimana kriteria kenaikan kelas? 

107. Apakah satuan pendidikan yang telah menerapkan SKS dapat menggunakan Kurikulum Merdeka? 

108. Apakah yang dimaksud dengan pembelajaran sesuai tahap capaian peserta didik? 

109. Bagaimana cara guru mengajarkan peserta didik untuk mengembangkan kompetensi dan bukan hanya mengajar konten? 

110. Apakah itu platform Merdeka Mengajar?

109. Bagaimana cara guru mengajarkan peserta didik untuk mengembangkan kompetensi dan bukan hanya mengajar konten?


Guru menganalisis kompetensi yang ada di Capaian Pembelajaran (CP) per fase lalu menurunkannya pada kompetensi yang dicapai peserta didik di kelas yang diajarnya. 

Kompetensi ini disusun secara berjenjang dari awal tahun hingga akhir tahun. 

Guru kemudian menurunkan kompetensi ini dalam indikator capaian kompetensi untuk diukur dalam asesmen (bisa dalam bentuk lembar amatan atau bentuk asesmen yang lain). 

Guru juga berkomunikasi dengan peserta didik dan orang tua selama proses pembelajaran terkait dengan hasil asesmen (diagnostik, formatif, dan sumatif) secara intensif, transparan, dan personal. 

Selanjutnya, bila belum mampu untuk melakukannya sendiri, guru dapat bekerja sama dengan guru lain untuk melakukan analisis dan menurunkannya menjadi alur tujuan pembelajaran.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

 

Lihat Tanya Jawab Kurikulum Merdeka

108. Apakah yang dimaksud dengan pembelajaran sesuai tahap capaian peserta didik?


Pembelajaran sesuai tahap capaian peserta didik merupakan salah satu semangat dalam merdeka belajar, di mana pengajaran pada peserta didik disesuaikan dengan tingkat capaian dan kemampuan awal mereka. 

Pertama, guru melakukan asesmen terhadap level pembelajaran peserta didik. 

Peserta didik kemudian dikelompokkan berdasarkan tingkat capaian dan kemampuan yang serupa. 

Guru selanjutnya memberikan intervensi pengajaran dan beragam aktivitas pembelajaran sesuai dengan level pembelajaran tersebut, bukan hanya melihat dari usia dan kelasnya. 

Guru mengajarkan kemampuan dasar yang perlu dimiliki peserta didik dan menelusuri kemajuannya. 

Sebagai ilustrasi, jika anak berada di kelas IV SD namun kemampuan dasar yang dimiliki belum sampai ke level yang diharapkan pada level kelas tersebut, maka guru perlu memberikan intervensi yang sesuai dengan kemampuan peserta didik saat itu, menuntaskan kebutuhan belajarnya, dan tidak memaksakan pengajaran yang ada di level kelas IV.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

 

Lihat Tanya Jawab Kurikulum Merdeka

103. Bagaimana acuan lingkup materi yang menjadi rujukan untuk evaluasi hasil belajar akhir dari satuan pendidikan dalam bentuk ujian sekolah?


Acuan lingkup materi yang menjadi rujukan untuk evaluasi akhir adalah kompetensi esensial pada tujuan pembelajaran dalam kurun waktu tertentu.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

 

Lihat Tanya Jawab Kurikulum Merdeka

102. Jika tidak ada KKM, bagaimana guru akan menentukan apakah capaian belajar peserta didik sudah memadai atau belum?


Capaian belajar sudah memadai atau belum diketahui dengan mengidentifikasi ketercapaian tujuan pembelajaran. 

Guru diberikan keleluasaan untuk menentukan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik kompetensi pada tujuan pembelajaran dan aktivitas pembelajarannya


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

 

Lihat Tanya Jawab Kurikulum Merdeka

101. Apakah Kriteria Ketuntasan Minimal masih akan berlaku pada Kurikulum Merdeka ini?


Ketuntasan hasil belajar tidak lagi diukur dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang berupa nilai kuantitatif. Asesmen formatif pada pembelajaran dilakukan untuk mengidentifikasi ketercapaian tujuan pembelajaran.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

 

Lihat Tanya Jawab Kurikulum Merdeka

100. Apakah buku teks yang ada sekarang masih bisa dipakai?


Buku teks yang ada saat ini masih dapat digunakan selama isinya selaras dengan Capaian Pembelajaran. 

Buku teks adalah salah satu perangkat ajar yang digunakan untuk membantu guru dan peserta didik dalam mencapai Capaian Pembelajaran (CP).


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

99. Apa kaitan RPP dengan modul ajar?


Modul ajar pada dasarnya adalah perencanaan pembelajaran secara lengkap disusun berdasarkan topik dalam lingkup kelas. 

Sementara ATP merupakan perencanaan pembelajaran untuk jangka waktu lebih panjang dalam lingkup satuan pendidikan. 

Silabus dapat dikembangkan dengan menggunakan atau mengadaptasi ATP yang disediakan oleh pemerintah maupun alur tujuan pembelajaran yang dikembangkan secara mandiri. 

Modul ajar dapat dianggap sebagai RPP, sehingga guru yang menggunakan modul ajar yang disediakan oleh pemerintah ataupun mengembangkan secara mandiri, tidak perlu lagi membuat RPP secara terpisah. 

Guru dapat mengembangkan modul ajar melalui adaptasi modul ajar dari pemerintah agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan konteks satuan pendidikan.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

96. Apa yang dimaksud dengan modul ajar?


Modul ajar merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, dan media pembelajaran, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit/topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran. 

Pemerintah menyediakan contoh-contoh modul ajar yang dapat dijadikan inspirasi untuk satuan pendidikan. 

Satuan pendidikan dan pendidik dapat mengembangkan modul ajar sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik, memodifikasi, dan/atau menggunakan modul yang disediakan Pemerintah sesuai dengan karakteristik daerah, satuan pendidik, dan peserta didik. 

Oleh karena itu pendidik yang menggunakan modul ajar yang disediakan Pemerintah tidak perlu lagi menyusun perencanaan pembelajaran/RPP/modul ajar secara keseluruhan.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

95. Bagaimana cara mengakses perangkat ajar?


Perangkat ajar dapat diakses melalui media cetak dan secara daring. 

Media cetak: buku teks akan disediakan Kemendikbudristek secara daring dan cetak dengan prosedur distribusi sesuai peraturan berlaku. 

Daring: modul ajar dapat diakses dan digunakan pada platform Merdeka Mengajar dengan mengikuti langkah-langkah petunjuk.

Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

94. Apa yang dimaksud dengan perangkat ajar?


Perangkat ajar merupakan buku teks dan modul ajar yang membantu guru dalam  mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. 

Melalui perangkat ajar, guru diharapkan dapat menyelenggarakan proses pembelajaran yang semakin bermakna, selaras dengan prinsip yang mengedepankan pembelajaran sesuai tahapan dan kebutuhan peserta didik.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

93. Apakah peserta didik akan selalu berada di fase yang sama untuk setiap mata pelajaran?


Peserta didik tidak selalu berada di fase yang sama untuk setiap mata pelajaran. 

Penetapan fase didasarkan pada hasil asesmen, seorang peserta didik mungkin saja berada di fase yang berbeda untuk beberapa mata pelajaran. 

Penyesuaian dimungkinkan pada fase yang berbeda dari Capaian Pembelajaran (CP) setiap mapel.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

92. Jika hanya 1 capaian akhir per fase maka, bagaimana peserta didik mengejar ketertinggalan?


Peserta didik mengejar ketertinggalan dengan cara guru menentukan strategi pembelajaran yang tepat berdasarkan hasil asesmen. 

Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran, dan menyediakan informasi yang holistik sebagai umpan balik untuk guru, peserta didik, dan orang tua agar dapat memandu mereka dalam menentukan strategi pembelajaran selanjutnya.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

91. Apakah capaian akhir untuk setiap fase bisa berbeda-beda?


Pada setiap akhir fase, terdapat kompetensi yang sama yang harus dicapai oleh peserta didik, namun alur untuk mencapai akhir fase tersebut yang berbeda-beda disesuaikan dengan kebutuhan belajar, karakteristik, dan perkembangan peserta didik yang beragam.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

90. Referensi apa yang bisa digunakan untuk mendukung implementasi Capaian Pembelajaran?


Kepala satuan pendidikan dan pendidik dapat menggunakan buku teks, buku panduan, dan modul ajar yang telah diterbitkan oleh Kemendikbudristek. 

Pada satuan PAUD, buku panduan guru terdiri dari buku panduan pengembangan pembelajaran, elaborasi masing-masing elemen CP, pengembangan pembelajaran berbasis buku cerita (untuk penguatan literasi dini), dan projek pengembangan profil pelajar Pancasila.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

89. Mengapa Capaian Pembelajaran (CP) disusun per fase?


Penyusunan Capaian Pembelajaran (CP) per fase merupakan upaya penyederhanaan sehingga peserta didik dapat memiliki waktu yang memadai dalam menguasai kompetensi. 

Penyusunan CP per fase ini juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar sesuai dengan tingkat pencapaian (Teaching at the Right Level), kebutuhan, kecepatan, dan gaya belajar mereka. 

Hal ini karena CP disusun dengan memperhatikan fase-fase perkembangan anak. 

Selain itu, penyusunan CP per fase berguna bagi guru dan satuan pendidikan. 

Guru dan satuan pendidikan dapat memperoleh keleluasaan dalam menyesuaikan pembelajaran sehingga selaras dengan kondisi dan karakteristik peserta didik.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

88. Mengapa Capaian Pembelajaran (CP) mengintegrasikan kembali keterampilan, pengetahuan, dan sikap?


Kompetensi adalah rangkaian dari pengetahuan, keterampilan, disposisi (sikap) tentang ilmu pengetahuan, dan sikap terhadap proses belajar (dorongan untuk belajar dan motivasi untuk menggali konsep lebih dalam). 

Dengan demikian, keterampilan, pengetahuan, dan sikap tidak sepatutnya dipisahkan.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

85. Apa yang dimaksud dengan Capaian Pembelajaran (CP)?


Capaian Pembelajaran (CP) merupakan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dirangkaikan sebagai satu kesatuan proses yang berkelanjutan sehingga membangun kompetensi yang utuh dari suatu mata pelajaran. 

Capaian Pembelajaran di PAUD didesain untuk membangun kesenangan belajar dan kesiapan bersekolah anak.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

84. Apakah satuan pendidikan yang menggunakan Kurikulum 2013 bisa melakukan projek penguatan profil pelajar Pancasila?


Satuan pendidikan yang menggunakan Kurikulum 2013 bisa melakukan projek penguatan profil pelajar Pancasila bila satuan pendidikan dapat menyesuaikan pengelolaan waktu dan kolaborasi antar guru.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire 

83. Apakah projek penguatan profil pelajar Pancasila hanya menggunakan pembelajaran berbasis projek?


Projek penguatan profil pelajar Pancasila tidak berarti pendekatan berbasis projek saja. 

Satuan pendidikan dapat menggunakan pendekatan lain seperti inkuiri, berbasis masalah, dan pendekatan lain yang sesuai digunakan untuk mengembangkan karakter dan kompetensi yang dituju di profil pelajar Pancasila.


Sebelumnya | Selanjutnya 


Download Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka: Google Drive | Mediafire